Sabtu, 27 Desember 2014

Cara Ku

Kertas putihku kini telah bercampur goresan tinta yang
bercerita tentang sebuah rasa kecewa, sementara air
mataku yang jatuh menetes pun semakin menghiasi
kekecewaan hati ini yang kini sedang kucurahkan lewat
coretan yang tak berjudul. Aku hanya ingin mengadu
pada kesunyian, biarkan aku mengubah laraku ini menjadi
cerita dalam kesendirianku.

Aku dihadapmu hanyalah seperti angin yang
menyejukkanmu, kau pun bisa merasakannya namun kau
tak pernah melihatnya. Aku pun seperti perahu sampan
yang kau tumpangi untukmu menyeberangi danau hingga
kau mampu menapaki tanahnya, dan kemudian kau
meninggalkanya setelah kau berhasil menginjakkan
kakimu di daratan.

Aku adalah seseorang yang selalu kau cari disaat kau
membutuhkanku, tapi setelahnya kau tak pernah
sedikitpun menjadikanku sebagai seseorang yang berarti
dalam hidupmu. Tak ada rasa penyesalan bagiku walupun
telah terlalu sering berkorban untukmu, hanya saja aku
harus bertindak dengan caraku karena kurasakan
semakin lama kau semakin merasa bahwa kaulah
segalanya bagiku.

Maafkan aku jika untuk sementara ini sepertinya aku
harus menyendiri dan menjauh darimu. Sejujurnya
kulakukan cara ini bukan untuk menghindar darimu,
tetapi agar kau lebih mengerti dan menghargai arti
hadirku untuk kehidupanmu. Kau hanya perlu
membandingkan saja antara adanya diriku didepanmu di
waktu yag telah kita lewati dengan keadaan saat ini
disaat kau merasakan ketiadaanku.

Kumohon jangan dulu mencariku, dan kuharap kau
percaya satu hal bahwa diantara ketiadaanku ini masih
akan tersimpan kerinduanku untukmu. Setelah ku merasa
tenang, aku akan datang kembali padamu dan
mempertanyakan satu hal yang harus kau jawab dengan
jujur, apakah kau masih akan mempertahankanku? Jika
jawabanmu masih akan memilih hatiku, maka kuminta
sebuah perubahan sikap darimu untuk memulai kembali
cerita cinta denganku. Sebaliknya jika kau tetap seperti
itu, aku sendiri yang akan melepas ikatan cinta kita.
Aku mencintaimu, tapi aku juga punya harapan untuk
mendapatkan yang terbaik didalam kehidupanku.

Senin, 17 November 2014

Hidup Butuh Tekat Yang kuat

Banyak yang bilang bahwa mental juang pemuda sekarang semakin melemah. generasi muda sekarang adalah generasi galau yang bisanya hanya mengeluh,mengumbar apapun dijejaring sosial internet dengan gaya sok sedih dan emosi.
Generasi yang terbiasa hidup enak dan instan. Mau pergi ada motor mau makan tinggal beli.Bahkan mau ngaji pun tinggal buka internet bisa dengar pengajian secara langsung.

Hal ini tentu berpengaruh terhadap mental juang,Menjadi mudah menyerah, frustasi bahkan ada yang sempe bunuh diri bila mengalami kegagalan
naudzubillah min dzilik

memang semakin sulit kondisi, biasanya membuat orang semakin cepat dewasa. Sebagai contoh, Ali Bin Abi Thalib radhiyallahuanhu sudah mulai memperjuangkan islam sejak masih kecil.
Beliau mengambil resiko menghadapi tekanan kafir Quraisy demi menyambut seruan dakwah Rasulullah swa.
Bandingkan dengan kita yang dari kecil sudah berislam tidak merasa perlu berjuang untuk memeluknya.
Kita juga sering mendengar kisah perjuangan para ulama dahulu dalam menuntut ilmu. Ada yang pergi jalan kaki berbulan-bulan hanya untuk mendapatkan satu hadits. Bahkan ada yang kehabisan bekal hingga perutnya kelaparan,karena kesabaran inilah
berdampak luar biasa pada kekokohan ilmu mereka.

Kalau kisah para sahabat dan ulama dianggap terlalu
jauh kita bandingkan saja diri kita dg orang tua kita. Kita mungkin pernah mendengar cerita orang tua
kita "dulu seumuran kamu ayah sudah melakukan ini
dan itu, zaman dahulu orang seusiamu sudah hidup sendiri mencari nafkah".
itulah kehidupan,didalamnya ada perjuangan untuk
menghadapi masalah. apabila hidup ini berjalan mulus,lalu mati masuk surga, apa gunanya Allah ciptakan kita? "
apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan "kami telah beriman"
sedang mereka tidak diuji lagi?" Dan sesungguhnya
kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka
maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang
yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta." [Q.S Al-Ankabut:1-3].

Sehingga,marilah kita ubah cara pandang kita. Lihatlah bahwa segala kesulitan yang kita hadapi
sesungguhnya merupakan bentuk kasih sayang Allah.
Semakin besar kesulitan justru menandakan semakin
besarnya kekuatan kita dalam menghadapinya.
Allah memberikn ujian tersebut karena Ia tahu bahwa
seberat apapun itu, insya Allah kita sanggup menghadapinya. "Allah tidak membebani seorang melaikan sesuai kemampuannya" [Al-Baqoroh:286]

sehingga tidak sepantasnya kita cengeng, merasa sedih berlarut-larut ketika menghadapi kegagalan,kita bisa belajar dari diri kita sendiri ketika masih kecil belajar bersepeda. Jatuh bangun bahkan terluka pun kita terus mencoba hingga akhirnya bisa Lancar naik sepeda.
Maka segala kegagalan yang menimpa kita sejatinya
mengajarkan kita untuk bangkit kembali dan menjadi
lebih kuat.
kegagalan perang Uhud tidak mengendurkan semangat para sahabat untuk terus istiqamah memperjuangkan islam. Bilal Bin Rabah radhiyallahuanhu tetap mengucapkan kalimat tauhid walau disiksa oleh majikannya. Dan keistiqamahanpun diajarka Rasulullah saw ketika beliau dilempari batu oleh penduduk Thaif. Begitulah saudara ku, islam telah mendidik umatnya untuk selalu berdiri dan berjuang dalam menghadapi berbagai cobaan hidup ini. wallahu'alam.

#AL jenibe

Rabu, 15 Oktober 2014

Indahnya Danau Toba

Mungkin kita sudah cukup sering mendengar tentang Danau Toba, tapi apakah anda pernah mengunjunginya?
Cobalah untuk mendatangi keajaiban dunia ini dan baru akan bisa merasakan betapa indahnya ciptaan Allah itu.
Tidak banyak yang bisa saya bagikan disini, tapi saya akan menceritakan apa yang memang saya rasakan ketika saya berkunjung ke Danau Toba.
Jum'at 10 oktober 2014 bertetapan dengan hari ulang tahun saya yang ke 23,saya bergegas bersama rombongan panwaslu kab bireun dalam rangka tour bersama untuk melihat keindahan alam yg selama ini kami dengar dari orang2.
Perjalanan hidup akhirnya membawa saya ke Pulau Sumatera,Sesampainya di Danau Toba, saya langsung bisa melihat keindahan bentuk danau dari atas jalan yang menikung menuju ke pusat kota Danau Toba yaitu Parapat.
Panorama alam yg saya rasakan di danau tersebut sangatlah indah,kami semua merasa senang ..huhuhuh
setelah sampai disana kami tidak langsung menuju danau, tapi kami harus beristirahat sejenak di penginapan yaitu di hotel Hermina.:)
Lake Toba
Banyak orang berpendapat bahwa danau toba terbentuk dari dongeng rakyat, tetapi secara geologis nya danau toba itu terbentuk dari letusan gunung merapi jutaan tahun yang lalu, letusan itu mengalami dua kali letusan yang sangat dahsyat d dunia,sehingga tebentuklah danau toba.
Danau toba memang luar biasa cantik ,saya pun
membayangkan betapa tingginya gunung purba toba dulu sebelum meletus. Lalu mencoba mereka reka kejadian saat gunung ini meletus.
Bisa dibilang mungkin tidak ada mahkluk di bumi ini yang selamat dari letusan toba ini,
Memang, manusia itu kecil dan lemah,Jika Allah sudah berkehendak, maka tidak ada mahkluk yang bisa lari dari kehendak Nya.
Namun di balik letusan itu tersimpan hikmah yg sangat besar yaitu terbentuk nya danau yang begitu indah nan mempesona,sehingga para pengunjungpun dapat menikmati Indahnya panorama lake toba tersebut...:)
Pulau Samosir
Nuansa khas Batak begitu kental saat berada di atas kapal menuju pulau samosir,Sambil memandang dan menikmati keindahan Danau Toba, para rombongan panwaslu kab bireun dihibur dengan alunan lagu Batak yang terdengar enak di telinga. Seraya menggeleng gelengkan kepala, rasa lelah dan bosan seolah lenyap dari pikiran.
Banyak wisatawan lebih memilih menghabiskan waktu  di tengah danau raksasa ini (samosir),Sebagai tempat tinggal asli masyarakat Batak Toba, Pulau Samosir memiliki peninggalan zaman purbakala berupa kuburan batu dan desa tradisional.
Di Pulau Samosir juga terdapat Makam Raja Sidabutar yang usianya sudah +-500 tahun dan Juga terdapat Patung Sigale Gale (Patung yang bisa menari).
Di pulau ini kita dapat menemukan kebudayaan Toba yang unik dan kuno. Pulau Samosir adalah tempat yang cocok untuk dikunjungi dan menghindari kepenatan rutinitas kita.
Meskipun telah menjadi tempat tujuan wisata sejak lama,Samosir merupakan keindahan alam yang belum terjamah.:)
Menikmati perjalanan di kawasan ini kurang lengkap jika tak berhenti dan melihat beragam suvenir dan peninggalan sejarah suku Batak di Tomok.
Puas menikmati pemandangan di Pulau Samosir, haripun sudah menjelang siang kami pun kembali ke pelabuhan menunggu jemputan awak kapal yg tadi membawa kami ke pulau samosir.
Di pelabuhan ditemani dengan deburan ombak dan hebusan angin membawa angan ku terbang ke ratusan tahun silam saat meletusnya gunung toba ini.saya tidak tau harus membayangkan apa,jika seandainya saya berada di saat meletusnya gunung toba tersebut,pasti saya tidak akan dapat menikmati indah nya lake toba ini
Disela sela lamunan,terdengar suara silene kapal yg berbunyi sedang mencari2 penumpang untuk kembali ke pelabuhan perapat..saya pun terkejut dan langsung bergegas ke atas kapal ..:) heheheh
Udah dulu ya ..capek ngarang :D :D
#Sabrun Jamil AL Jenibie



Jumat, 10 Oktober 2014

Muhasabah Di Hari Ultah Ku

Hari ini adalah hari di mana usia ku bertambah dan jatah hidup ku di dunia ini telah berkurang.
23 tahun aku berjuang meraih dan meraih yang terbaik.Demi agamaku, bangsaku, keluargaku dan orang2 di sekelilingku.Namun perjuanganku gagal dan Aku tak bisa membahagiakan mereka.
Hal terbaik yang kucari,namun hal terburuk yang kudapat.
Orang bilang "menjadi tua itu pasti dan menjadi dewasa adalah sebuah pilihan".
Kembali aku merenung,Hari ini jum'at 10 oktober 2014 usia ku genap 23 tahun,Kilas balik tentang kehidupanku selama ini.
Apa yang sudahku lakukan ?
Apa yang sudah ku capai ?
Sudahkah aku menjadi dewasa dalam arti yang sesunguhnya ?
Bagaimana kehidupan rohaniku ?
Bisakah jadi orang yang baik ?
Bisakah menjadi seorang anak yang sholeh,yang berbakti kepada orang tua, membahagiakan orang tua,keluarga,sahabat dan semua orang di sekeliling ku?
Berbagai macam pertanyaan seolah muncul silih berganti di kepalaku kali ini.
Jawabannya masih terombang ambing di balik awan.
Sesaat ku terdiam dalam lamunan,membawaku melihat liku yang pernah terlewati,tertatih,terjatuh dan teriris perih.Namun selalu berusaha untuk bangkit dan bangkit.
Satu persatu langkah ku pahami dan mencari secerca jawaban dari sebuah kesalahan,menutup lubang lubang luka yang pernah ada dan berusaha untuk tidak mengulangnya kembali.
Muhasabah mengandung arti merenung, melakukan intropeksi diri dan peningkatan prestasi amal perbuatan seoptimal mungkin.
Perenungan ini merupakan bagian dari sebuah proses
untuk menjadi insan kamil.
Merenung untuk melakukan koreksi, perbaikan, dan peningkatan prestasi sangatlah penting untuk dilakukan.
Selain itu, kaitannya dengan muhasabah diri,saya teringat, Umar bin Khatab r.a telah berkata:
“ Hisablah diri kalian sebelum kalian di Hisab”
Dari sepenggal kata tersebut ,saya menyadari bahwa Sesungguhnya semakin dekat ujung kehidupanku,Hisab semakin nyata dan sesungguhnya Hisab Allah amatlah berat :(
Semoga tahun ini tak kusia siakan nafasku,tak kusia siakan waktuku,sesungguhnya Hanya Engkaulah tujuanku.
Kini Usiaku tidak lagi balia, tapi tidak juga tua,hehehe
Bertambah usiaku dalam hitunganku, berkurang usiaku dalam hitungannya.:(
Perjalanan hidupku menempuh alam dunia menghabiskan waktu yang tiada lama.
Usia bertambah makin senja, tiada terasa dan tiada tersadar,Semakin dekatlah diriku dg kematian .Namun sedikitpun kebahagiaan belum pernah ku persembahkan buat orang2 yg menyayangi ku..!:(
#AL Jenibie

Rabu, 08 Oktober 2014

Untuk Cemburu pun Aku Tak Berhak

Kalau menuruti kata nafsu, ku ingin selalu bersamamu..
Kalau menuruti kesenangan sesaatku, ku tak pernah ingin jauh darimu..
Kalau menuruti apa kata egoku, ku tak ingin kau mengenal pria lain selain diriku..

Namun, akal dan hatiku berkata lain,dirimu masih orang asing bagiku,tak berhak diriku berharap yang lebih apalagi cemburu yang membabi buta..
Sungguh diriku belum berhak untuk itu, Sebelum ada ijab qabul di antara kita, diriku dan dirimu berhak untuk menentukan pilihan..

Namun..Satu pintaku pada mu ukhti, setialah kepada Allah dengan selalu bermunajat kepadaNya agar Dia pilihkan yang terbaik untuk kita..
Andai diriku yang ditaqdirkan untuk mendampingimu,dia akan mempermudah walau seberapapun rintangan yang telah kita lalui...
Berdo'alah syank..semoga kita di pertemukan dalam ikatan yg suci ...:( :(

Selasa, 30 September 2014

Mengarungi Badai Kehidupan

Hidup ini bagaikan sebuah kapal yang mengarungi samudera laut yang begitu luas. Ketika cuaca sedang cerah,maka kapal dapat berlayar dengan lancer tanpa gangguan.
berapa lama perjalanan akan ditempuh dan rute mana yang akan dilewati dapat dilakukan dengan akurat,Bahkan kita dapat menikmati betapa indahnya perjalanan yang kita lalui hingga tujuan.

Tidak demikian ketika kita berlayar dalam keadaan cuaca yang buruk. Hujan badai yang turun akan mengakibatkan gelombang yang sangat besar, sehingga kapal akan terombang ambing dengan begitu dahsyatnya.
Ombak yang sangat besar akan membuat perjalanan menjadi sangat tidak nyaman dan juga berbahaya.

Perjalanan yang ditempuh akan memakan waktu yang lebih lama dan bahkan rute perjalanan juga dapat berubah.
Kapal kecil tidak akan bertahan mengarungi samudera yang sedang diterpa oleh badai. Mungkin saja kapal tersebut dapat tenggelam oleh ganasnya badai yang menerpa. Kapal yang lebih besar dan mempunyai teknologi yang lebih canggih akan dapat bertahan mengarungi badai yang hebat.
Apalagi didukung oleh nakhoda yang berpengalaman, maka kapal itu akan dapat melalui badai dengan selamat.

Demikian juga hidup kita ini, hidup kita ibarat kapal yang sedang mengarungi lautan yang luas untuk mencapai suatu tujuan. Kita tidak akan pernah tahu kapan kita melalui cuaca yang cerah dan kapan kita melalui cuaca buruk dan hujan badai.
Perkiraan cuaca mungkin dapat memberi kita gambaran akan apa yang akan terjadi. Tetapi kita akan tetap melewatinya apakah cuaca sedang cerah ataupun buruk.

Selama hidup, kita berpegang teguh kepada Tuhan, maka Dia akan menuntun setiap langkah hidup kita.
Dia akan memberi kita hikmah atas apa yang akan kita hadapi. Bahkan Dia juga akan menyertai kita dalam setiap peristiwa yang akan kita alami, entah itu baik ataupun buruk.

Untuk dapat melewati badai kehidupan yang begitu dahsyat, kita juga membutuhkan kapal yang besar dan kuat yang dapat mengarungi badai seburuk apapun.kita harus membangun bahtera kehidupan agar dapat mengarungi lautan yang luas dan bahkan melalui semua badai kehidupan yang pernah ada.

Bangunlah bahtera kehidupan kita dengan membina keistiqamahan,berdoa senantiasa kepadaNya,lakukan apa yang menjadi perintahNya, dengan demikian kita
membangun bahtera kita untuk siap mengarungi lautan kehidupan.
Semakin kita istiqamah,semakin kuat bahtera
kehidupan yang kita bangun.

#AL jenibie

Selasa, 09 September 2014

Dayah Tempat Ku Menemukan Jati Diri

Proses pembelajaran di dayah membuat saya banyak berfikir tentang masa depan dan tugas sebagai seorang muslim.Selain ingin sukses dalam belajar,saya juga ingin menjadi seseorang yang bertanggungjawab pada keluarga.

Kehidupan di dayah sangat teratur ketimbang kehidupan di luar.Menurut saya, dayah itu adalah miniatur bermasyarakat,karna di dayahlah saya menemukan cara bermasyarakat.
Di dayah saya juga mendapatkan nilai2 mulia seperti jujur, beretika, sederhana, mandiri,saling menghargai, disiplin, dan hidup berjama’ah,

Namun ,Nilai2 ini hari ini sudah sangat jarang ditemukan di masyarakat, apalagi di kota2 yang sudah nafsi-nafsi (individualistik).
Di dayah saya juga menemukan jatidiri, saya memahami posisi sebagai seorang anak yang harus
mengabdi kepada kedua orang tua, memahami masa depan yang harus saya raih.

Itu sebabnya, saya merasa damai dan semangat belajar di dayah.
Kadangkala saya teringat dan rindu kepada kedua orang tua dan adik-adik saya, juga teringat pada perjuangan mereka yang bersusah payah mendidik dan bekerja siang malam agar bisa membiayai saya di dayah, karna itu saya berkomitmen harus menjadi anak yang sukses,

Jika saya  tidak berhasil menggapai cita2 ( Semeubeut) Orang tua saya pasti kecewa dg saya,Mereka bekerja keras membiayai saya, bahkan mereka tidak pernah mengeluh walau kondisi ekonomi sulit,tapi yang pasti mereka selalu mencari solusi atas kesulitan tersebut yang penting anak nya sukses.

Prinsip hidup :
jadilah anak yang shaleh,karena kita punya pedoman hidup bahwa jika hari ini kita baik maka masa depan kita akan baik, begitu juga sebaliknya.
Kita menjadi pemuda jangan terlalu manja,Jangan berfikir bahwa Islam itu tidak sesuai dengan kemjauan zaman ,namun realiata yg kita lihat sekarang ,justru islamlah yang menjawab semua tantangan zaman .:)
Laisal fata man yakulu kana abi,walakinnal fata man yakuluha anaza :)
Semangat belajarlah yg sangat penting dalam jiwa seorang pemuda ...:)

#Sabrun Al faqir :)

Kamis, 14 Agustus 2014

Maafkan Aku Jika Salah dan khilaf

Akhir – akhir ini melelahkan jiwa dan ragaku, sejuta khayal
dan angan menggelayuti  menjadikan diriku lelah dan
terbebani tapi apakah harus kutinggalkan semua itu
ditengah jalan kehidupan ini? Sedang masa depan menatap
dan menanti untuk kuhampiri, jiwaku penuh dengan gejolak
Tanya yang entah kapan hal itu akan berakhir sedangkan detik
demi detik dengan angkuhnya meninggalkanku, sejuta
kenangan terbersit dalam pikiran yang semakin hari semakin
terjejaki bermacam kebimbangan antara kebahagiaan diri
dan kebahagiaan insan lain.

Ya Allah, hamba lelah saat ini, beragam belenggu
menghalangi langkah kaki hamba, bermacam beban
menimpa pundak hamba, mungkin hamba Engkau
pilih untuk semua ini agar hamba menjadi lebih baik dan sebuah ujian yang Engkau hadirkan dalam kehidupan hamba ini dan hamba yakin ada makna dalam semua yang Engkau hadirkan dalam setiap beban dan ujian ini.

Hamba terbebani Ya Allah saat ini karena hamba hanya
insan_Mu yang amat lemah untuk melepas belenggu dan
meringankan beban ini sendiri tanpa kuasa-Mu, tangis
hamba pecah disujud malam ini karena telah
menyakiti insan lain saat ini, kejujuran hambapun harus
menyakiti banyak insan tetapi apakah hamba harus tetap
berjalan sedang kebohongan pada hati ini menyertai dalam
tiap langkah hamba mengarungi samudera kehidupan yang
semakin bergelombang ini.

Salahkah hamba jika harus memilih yang sesuai dengan
apa yang ada dalam hati? Tetapi apakah juga benar jika
harus membuat banyak insan-Mu tersakiti..?
Ya Allah apakah memang Engkau hadirkan hamba didunia ini untuk membahagiakan insan lain tanpa sedikitpun kebahagiaan untuk diri hamba sendiri..? Maafkan hamba saat ini jika sering memberikan sejuta tanya kepada Engkau karena hamba tiada tempat bertanya lagi selain Engkau.

Beban ini telah mendatangkan sejuta pernik karaguan dan
kebingungan diri ini Ya Allah, hamba penat dan serasa tak
mampu tuk memilih antara membahagiakan manusia lain
atau jujur dengan apa yang ada dalam diri hamba sendiri.

Duhai seseorang yang merasa terbebani dengan apa yang
semua telah aku katakan kepada dirimu, maafkan aku
karena dirimulah yang ada dalam kejujuran hati ini dan
maafkan pula hal itu harus membebani dirimu walau
kadang kuberpikir apa yang ada dalam hatimu tidak sama
dengan apa yang ada dalam hatiku tetapi tetap maafkan
aku yang terlalu bodoh untuk menyikapi semua yang ada
didalam kehidupan ini jika aku salah menafsirkan semua
itu.

Duhai seseorang yang menghadirkan kebahagiaan diriku
setelah mengenal dirimu, maafkan aku yang terlanjur mengeluarkan kata kata bejat secara gamblang kepadamu,namun itu semua di luar pemikiran waras ku ,walau terkadang aku berpikir kemuliaanmu itu akan lebih
condong membahagiaakan manusia lain daripada harus
menyakiti insan lain,tetapi memang itulah yang ada
dalam hatiku entah bagaimana kamu menyikapinya aku
akan menerima dengan lapang dada.

Duhai seseorang yang telah memberi sejuta pelajaran pada
aku yang teramat bodoh ini maafkan pula jika aku sering mengajak kamu harus mengikuti apa yang aku inginkan namun kepandaianmulah yang akan selalu mengajari ku untuk selalu berjalan menerima "hitungan" baik dariNya. Tetapi apakah kita memang tidak bisa bersatu kembali sebagai sahabat,sedangkan kita sendiripun tidak tahu apa yang terjadi didetik berikutnya,
Tidak bisakah kita " berusaha" dan berdo'a untuk
menggapai apa yang kita inginkan?

Duhai seseorang yang hatiku telah terpaut olehmu maafkan
aku jika selama ini harus melibatkan kamu dalam
kekacauan pikiranku, namun beri sedikit celah agar aku tahu
apa yang ada dalam hatimu yang kudus agar dapat ku lihat
seberkas sinar dan kujadikan panduan untuk berusaha
meraihnya...
Maafkan aku jika salah dan khilaf selalu menyertai diri yang hina ini...Maafkan lah ,karna maaf mu lah yg membuat langkah ini mudah untuk melangkah  :(

Minggu, 10 Agustus 2014

Mungkin Aku Berharap Lebih

Rasanya semua terjadi begitu cepat, kita kenalan tiba2 aku merasakan perasaan yg aneh, setiap hari makin
ngerasain perasaan yg aneh kekamu Dan aku merasa atas kehadiran mu menjadi penyemangat hidupku, karna kehadiranmu aku merasa senang, jadi gampang tersenyum,tertawa dll.
Entahlah perasaan ini melebihi dari teman biasa, dibilang kamu itu orang yg special bagiku,Aku sangat takut kehilanganmu,aku berasa dihipnotis olehmu. Salahkah aku jika mencintaimu lebih dari teman?
Ya salah aku memang bodoh karna sudah mencintai orang yg ga akan mungkin mencintaiku juga.

Tapi entah kenapa sikapmu tidak seperti sikapku,perhatianmu tidak seperti perhatian ku.
Apa ada salah diantara aku dan kamu?
Apa mungkin kamu merasakan apa yg aku rasakan saat ini? Sepertinya tidak ya sangat tidak mungkin :')

Kamu mungkin memang belum paham dg perasaanku.
Karna kamu tidak sepertiku yg selalu sibuk memikirkanmu setiap waktu.
Apakah aku dosa? Karna aku sering kali
menjatuhkan air mataku hanya untukmu.
Aku selalu kehilangan kamu, dan kamu juga selalu pergi
meninggalkanku tanpa pamit. Pamit? Memangnya aku
siapa? Kekasihmu? Bodoh tolol!
Aku hadir didalam mimpimu saja aku sangat bersyukur, apalagi aku bisa memilikimu seutuhnya. Mungkin aku menjadi orang yg paling bahagia didunia ini.
Apakah itu mungkin bisa terjadi?
Begitu sering kau menyakitiku dan begitu sering juga aku memaafkanmu bahkan berkali kali.

Lihatlah aku yg hanya bisa terdiam dan membisu. Pandanglah aku yg mencintaimu begitu tulus, namun kau abaikan begitu saja.
Aku sangat sakit, ku kira kamu akan membalas dengan
cintamu juga. Tapi apa daya kamu memang tidak
mencintaiku, memang akunya yg terlalu bodoh, aku bodoh karna terlalu banyak berharap dan bermimpi untuk bisa memilikimu seutuhnya :)
Mungkin memang aku tidak berharga dimatamu, apakah
kamu anggap aku boneka, yg selalu bisa kamu mainin
seenaknya?
Apakah kau beranggapan bahwa aku seperti
itu?
Dimana letak hatimu?
Aku tidak bisa berbicara banyak tentang cinta. Aku tak bisa apa2 selain melihatmu dan membicarakan namamu dan aku berdoa dan memohon
kepada Tuhan agar kamu baik2 saja, setiap aku kangen
kamu aku hanya bisa memandangi foto foto kamu yg ada di hp ku, sebenernya aku ingin bertemu kamu tapi
aku malu. Karna aku bukan siapa2 bagimu.

Aku terlalu BODOH BEGO DAN TOLOL! Aku mencintaimu yg blm tentu kamu mencintaiku.
Aku mengagumimu yg blm tentu kamu kagum padaku. Aku bukan siapa2 bagimu dan gak akan pernah jadi siapa2 untukmu.
Sebenernya aku ingin tahu dimanakah hatimu kau letakkan?
Mengapa cintaku yg tulus ini kau abaikan begitu saja. Maaf aku memang banyak bertanya, menurutku kamu pasti gak akan ngejawab dan gak akan mau tau gimana perasaanku. ☺
Mungkin memang ini semua salahku yg selalu bermimpi
bisa menjadikanmu lebih dari temen. Apa aku salah bahwa perasaanku tumbuh melebihi batas kewajaran? Kamu tau?
Aku mencintaimu bukan main2 aku mencintaimu lebih dari seorang teman, bisa dibilang kamu itu seseorang yg
special dalam hidupku.
Namun semua sangat jauh dari harapanku selama ini. Mungkin memang aku yg terlalu lebay ,karna udh terlalu berharap banyak dan bermimpi untuk memilikimu. Akulah yg tak menyadari posisiku.
Akulah yg bodoh! Akulah yg terlalu lebay! Akulah yg salah!

Tenanglah, udah gk perlu kamu merhatikan ku lagin aku udah biasa kok tersakiti, terutama jika sebabnya kamu. Aku bisa sendiri dan kamu pasti gk sadar, maaf aku bohong jika aku bilang dengan gampangnya bisa melupakanmu.

Sekarang Menjauhlah ? ku ingin dekat dg kesepian saja, karna disana lukaku bisa terobati, disana aku tak menemui orang sepertimu yg begitu jahat menarik ulur hatiku.
Kamu pikir aku layangan yg bisa kamu tarik ulur gitu? Aku bukan layangan! :') aku manusia yg masih punya perasaan. Aku ingin seperti temen2ku yg lain. Yg cintanya terbalas oleh orang yg dia sayang,Aku iri sangat iri.

Sekarang lebih baik kamu menjauh saja. Aku sakit aku capek. Percuma jika kamu dekat denganku tapi perasaanmu biasa saja.

Lebih baik kamu menjauh saja ;) kamu tau? Aku capek
merasakan sakit yg amat teramat sakit seperti ini. Dan aku capek,pegel ngetik ini brejam jam keringet dan air mata menjadi satu.
Aku begitu, hanya untuk mu dan untukmu:'* entah udah berapa tisu yg ku habiskan untuk mengusap air mataku, namun air mata ini pun masih berjatuhan dengan sendirinya :'(

mungkin aku memang lebay HaHaHa ya memang gitu nyatanya karna aku cuma bisa melakukan dg cara seperti ini,karna aku gk mungkin kan to the point langsung gitu kekamu, karna aku cowok yg tidak sepantasnya kamu miliki.

Mengetik mengetik dan mengetik. Buat apa aku rela2 capek gini keringetan bahkan sampai nangis. Ya ini pembuktian aku bahwa aku tulus mencintaimu :')

Ku harap catatanku ini kamu baca , ya walaupun ini
catatan terlebay. Tapi tolong ,tolong baca ini,jika memang kamu gk peduli dg semua ini,

Aku nyerah aku mundur aku ga kuat aku selalu tersakiti tapi aku coba untuk tidak terlihat sakit :)

Aku minta maaf,Maafin aku yg udah buat kamu jenuh, Maafin aku yg selalu menggangu kesenanganmu, Maafin aku yg gak bisa jauh dari kamu, Maafin aku yg selalu ingin dekat dg kamu,
Maafin aku yg terlalu cinta kamu,Maafin aku karna dengan kehadiranku membuat kamu muak padaku.Maaf :') dan maaf juga karna aku mencintaimu lebih dari seorang teman, maaf karna aku sayang kamu.

Terimakasih sudah pernah buat aku senyum terimakasih banyak

BY: Sabrun Jamil AL Jenibie :(

Jumat, 18 Juli 2014

Bidadari Syurga

Setiap manusia punya rasa cinta,
yang mesti dijaga kesuciaanya
namun ada kala insan tak berdaya,
saat dusta mampir bertahta Kuinginkan dia,
yang punya setia.
Yang mampu menjaga kemurniaanya.
Saat ku tak ada,ku jauh darinya,
amanah pun jadi penjaganya
*
Hatimu tempat berlindungku,
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu,
dijadikan engkau istriku
Engkaulah.....
Bidadari Surgaku
Tiada yang memahami,
sgala kekuranganku
kecuali kamu, bidadariku
Maafkanlah aku
dengan kebodohanku
yang tak bisa membimbing dirimu
*
Hatimu tempat berlindungku,
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu,
dijadikan engkau istriku
Engkaulah.....
Bidadari Surgaku

Fatamorgana dunia

Apabila kita renungkan kehidupan yang dijalani manusia di zaman sekarang ini,yang dihiasi dengan fenomena materialisme, pada hakekatnya semua itu adalah sebuah gambaran dari fatamorgana.
Ada yang memiliki obsesi dan ambisi oleh jabatan, dengan anggapan bahwa apabila ia mendapatkannya maka hidupnya akan menjadi bahagia.
Ada yang berambisi dengan harta, dengan angan2 bahwa hartanya akan membahagiakannya.
Dan ada pula yang memiliki obsesi pada wanita, dengan khayalan bahwa wanita dambaannya akan menjadikannya bahagia,Namun itu semua akan sia2 belaka.
Karena semakin ia meraihnya, maka ia akan semakin merasa belum meraihnya,bahkan ia akan semakin menginginkan yang lebih dan lebih,hingga akhirnya ajal datang menjemputnya sedangkan hatinya telah diperbudak oleh dunia.

Keindahan dunia yang mempesona pada hakekatnya
hanyalah merupakan fatamorgana. Manusia merasa bahwa apabila ia telah sampai dengan apa yang diinginkannya, maka ia akan bahagia. Namun kenyataannya, semakin manusia mengejar dunia, maka ia akan semakin haus dan menjadi semakin rakus.

Sebenarnya, kehidupan di dunia tidak sempurna dan tidak berharga dibandingkan kehidupan abadi di akhirat.     dalam bahasa Arab, dunia mempunyai arti yang berkonotasi “tempat yang sempit, gaduh dan kotor” Nikmat sehat akan terasa bila seseorang sakit, nikmat sempat akan dirasakan ketika dalam kesempitan, dan nikmat hidup hanya dapat dirasakan setelah mati. Manusia menganggap usia 60-70 tahun di dunia sangat panjang dan memuaskan.
Padahal, hal yang pasti adalah kematian,
sejauh angan manusia untuk menjauhinya, maka angan itu adalah sebuah waktu yang terus berjalan, perjalanan
waktu adalah perjalanan kehidupan yang pasti akan
sampai ke finish.

ketika kematian mendekat, baru disadari betapa singkatnya waktu di dunia. Pada hari dibangkitkan kelak Allah akan bertanya kepada manusia.

Menyikapi Kegagalan

Siapapun pasti pernah merasakan dan mengalami kegagalan,keterpurukan, jatuh dan merasa sulit untuk
bangkit kembali.
Bumi dan langit semakin sempit, Derai air mata tak sanggup menahan kegundahan, sakit tak terkatakan,itulah ungkapan bagi mereka yang sedang dirundung malang.
Demikian pula jika kemalangan tengah menimpa kita,tentu kita juga akan mengatakan hal yang sama. Namun,sebenarnya kemalangan atau keterpurukan bukanlah hal yg harus kita ratapi terus menerus.

keterpurukan hanyalah sebuah anugrah dari Tuhan yang berupa cobaan.Coban adalah ujian bagi kita untuk menjadi pribadi yg lebih baik, lebih kuat dan lebih berkualitas, jadi keterpurukan harus kita jadikan titik balik untuk bangkit dan harus menjadi cambuk pemicu untuk keberhasilan dan kesuksesan kita.

Kesedihan akan selalu menjadi bagian dari diri yg sedang terpuruk,tapi apakah kita harus terus menerus berada dalam kondisi tdak berdaya?
Tenggelam dalam kesedihan ?
Sadarlah, kesedihan itu tidak akan mengubah apapun yg telah terjadi,Kesedihan adalah hal yg manusiawi. Tapi bangkit adalah upaya seorang pahlawan bagi dirinya sendiri, Sungguh tidak ada yang bisa mengubah kesedihan dan keterpurukan selain diri kita sendiri.

Saya pernah membaca salah satu buku kata mutiara yg selalu saya ingat bila saya mengalami kekecewaan adalah sebaris dialog di sebuah majalah remaja tahun 80an,tapi judul cerita dan pengarangnya saya lupa.hehehe maklum ka trep :D

Saya ingat di buku itu dikatakan (Bila kita jatuh kita jangan terpuruk, jangan hancur berkeping, tapi kita harus membal,Seperti bola karet, makin keras kita jatuh makin tinggi kita memantul, dimana kita akhirnya akan terus meraih tempat yang lebih tinggi ) :)
Saya berterima kasih kepada penulis buku tersebut dengan motivasinya yang begitu membangkitkan semangat :)

Intinya, Setiap orang memiliki cara untuk diuji dalam hidup. Berbahagialah orang yang diuji dengan kegagalan,
kesedihan dan kekecewaan, artinya Allah telah memberikan kesempatan untuk kita sekolah di universitas milik-Nya.
Dimana bila kita lulus, kita akan menjadi manusia yg
telah lulus ujiannya dan layak diwisuda bersama para
manusia kesayangan Allah lainnya.:) :)
Yuukk kita bangkit :D :D

Kamis, 10 Juli 2014

Kekejaman Zionis Israel

Kekejian yang dilakukan tentera Zionis Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza sudah di luar batas perikemanusiaan,tentera Zionis itu bukan hanya memyerang warga Gaza dengan bom dan tanknya, tapi juga menggunakan anjing buas untuk menyiksa warga Gaza.

Puluhan ribu rakyat Palestina sudah menjadi korban keganasannya,Keganasan tentara Israel sebenarnya tidak hanya saat ini saja. Jika kita melihat dengan cermat ke belakang, tidak ada kejahatan perang atau gerakan sistematik terorisme di luar Eropa sebelum bangsa Eropa dan bangsa Yahudi mendirikan negara Zionis Yahudi di tanah Palestina,membuka kembali lembaran gelap yang dialami rakyat Palestina,israel memang patut dijuluki sebagai penjahat perang.
Sekarang sudah lebih dari dua pekan rezim Zionis
dengan liar menyerang dan membantai orang2 tak
bersalah dengan dalih tak berdasar.

kebiadaban Israel tidak boleh dibiarkan berlanjut terus menerus. Karena apabila ini terjadi, maka akan menunjukkan kejelasan standard ganda yang
digunakan Barat dengan paradigma HAM nya dan
akibatnya justru akan menimbulkan reaksi teror yang tiada habisnya.
Apa Sebenarnya yang mereka inginkan dari saudara kita di palestina ?
Mengapa mereka sekejam itu membunuh orang2 tak bersalah?

Marilah ,kita sebagai muslim dan setiap muslim adalah bersaudara,Nabi Muhammad saw menggambarkan hubungan antara tiap Muslim dengan Muslim lainnya adalah seperti sebuah tubuh, ketika salah satu bagian anggota tubuh merasa sakit maka sebagian tubuh pun akan ikut merasakan sakit.

Saat ini rakyat Palestina menderita akibat agresi
militer yang dilakukan oleh Israel yang telah
berlangsung sejak beberapa pekan lalu.
Kita sebagai seorang Muslim dapat membantu saudara kita di Palestina dan salah satu bantuannya adalah dengan menyertakan mereka dalam tiap doa yang kita lantunkan.Karna doa adalah senjata bagi orang yang beriman, oleh karena itu bantulah saudara2 kita di Palestina dengan mengirimkan doa kepada mereka.
Semoga peperanga yang berlangsung dapat reda dan rakyat palestina bisa kembali menjalankn aktivitas seperti semula..Amiin yaa allah

Sabtu, 05 Juli 2014

Di khianati cinta

Dulu aku kagum kepadamu melebihi diriku sendiri yang hina ini,wajahmu,katamu,senyummu,menggugah hati ini
untuk mencintaimu,menyayangimu.
seakan aku terlena dan terbuai janji manismu,tapi nyatanya kau hanya mempermainkanku.
begitu gampangnya kau mengkhianatiku ?
sudah berpa banyak yang kau permainkan ?
Sungguh kau begitu tega mengkhianatiku,
Tak kan ku lupakan pengkhianatanmu padaku dan tak kan pernah ku lupakan kau permainkan ku,walau hati ini hancur,sakit dan perih.

Wahai pengkhianat cintaku..
aku menerima apa yang kamu lakukan padaku
cukup dan berhentilah mempermainkan cinta
cukup sudah kau mempermainkan dan mengkhianatiku.
semoga aku yang terakhir yang kau permainkan.
Wahai pengkhianat cintaku….
aku doakan engkau yang ada disana
semoga kau hidup bahagia,b,sehat dan sukses selalu.
semoga kau juga bahagia sama pasanganmu
sampai akhir hayatmu..:) :)

Note :
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci.
Cuma tanahnyalah yang berlainan menerimanya,Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah kedurjanaan,kedustaan,penipu, dan perkara yang tercela.
Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan dan lain2 perangai yang terpuji.
Maka Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu.:) :)

Kamis, 03 Juli 2014

Penjahat Sandal Di Mesjid

Sudah menjadi tradisi di Bulan Ramadhan, orang2
berbondong2 mengikuti kegiatan shalat tarawih
secara berjamaah dan biasanya anak-anak remaja pun tidak lupa ikut meramaikan kegiatan tersebut di masjid kampung masing2.

Nah,dalam suasana seperti itu,Kejahatan yg terjadi di masjid pun cukup banyak.
Salah satu kejahatan ‘klasik’ yg masih sering terjadi adalah pencurian sandal.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa saat jamaah berlangsung merupakan salah satu momen para penjahat beraksi.
Para penjahat ini membawa alas kaki yg jelek saat ke masjid, lalu mengambil alas kaki yg bagus dengan berbagai tujuan, entah dijual atau digunakan sendiri,wallahu a'lam :)
Memang sih sandal sebuah barang yang remeh yang
terkadang di letakkan begitu saja , meskipun begitu fungsinya sangat dibutuhkan untuk berjalan,
So,sayang para jamaah pulang tanpa alas kaki ...:(

Kadang2 saya merasa heran,kenapa di bulan2 yang penuh barakah seperti ini masih ada juga yg suka berbuat seperti itu di mesjid,padahal ini kan bulan penuh rahmat ,di mana Allah melimpahkan rahmat kepada hambanya.
Apa pelakunya melakukan shalat juga ?
Atau jangan2 pelaku tersebut memang sudah merencanakan ke mesjid hanya ingin mencuri sandal2 bagus para jamaah ?
Nyan payah ta tanyeng bak pelaku ..heheheh

Saya merasa kesel kepada penjahat sandal,karna saya sendiri sudah pernah mengalami hal yang demikian,sehingga payah woe ngen kaki ayam :( :D
Kalau di ingat2 siii lucu ,tapi ada rasa kesel yg sangat luar biasa ( pulang tanpa alas kaki) :D

Icah icah icah :(

Senin, 30 Juni 2014

Keikhlasan Ku Melepaskan Mu

Tuhan punya rencana sendiri untuk setiap hambanya, tuhan yg menentukan rejeki,kematian bahkan jodoh untuk sang hamba,lantas knp di cari?
Knp tidak ditunggu kedatangannya?
Hati menjawab" itulah fungsi ikhtiari yg diselipkan dalam jiwa olehnya dan memerintahkan ku untuk selalu berikhtiar,

Nah sekarang tentang jodoh atau seorg wanita yg telah menbuat hatiku tenang dg ke anggunannya yg mmbuat hasratku ingin memperthankannya untuk menaiki pelaminan dengannya yg akan disaksikan oleh orang tuaku juga orang tuanya,
namun pucuk tak sampai putuspun tiba, aku terus mencoba untuk kuat menopang tiang dengan pundakku yg sedikit lagi hampir jatuh ke tanah, meskipun sedikit sakit siih, tp tak mengapa bukan sakit yg harus dirasa,biarkan iya berlalu, yg penting mahkota jiwa yg telah tuhan berikan padaku tetap terjaga kemurniannya tanpa terkena debu sedikitpun,meski satu diantara 2 tiang yg menopangnya terlihat banyak keretakan disana sini, tapi tiang yg satu terus mencoba membantu memperkuatkan nya,

Namun sekarang topangan sedikit lemah, tpi aku berfikir mungkin itu ujian tuhan kepada ku yg secara tak langsung mengajariku bersabar dan berusaha, disaat yg bersamaan terlihat satu tiang atau topangan yg lebih meyakinkan untuk menggantikanku yg terlihat lemah seakan tak berdaya, disaat itu aku sedikit bersedih, aku dibuat pergi darinya, disaat itu aku sedih sekali, bahkan kecewa.

Disela kekecewaan aku sempat mengatakan, bukan ia seorang didunia ini, tapi hati kecilku membantah lantas mengatakan "memang bukan dia seorang di dunia ini, tpi belum ada jaminan yg lain berjiwa sepertinya " aku sedikit tersenyum,disaat itu hati ku ikut berkata biarkan saja, aku ikut bahagia asalkan dia bahagia,

Nah sekarang giliran otakku yg membantah. "Tak mungkin, karna saat ia bahagia engkau akan terluka" hahahaa makin pusing aku dibuatnya dan sekarang hati sanubariku mengingatkanku yg mana ikhtiari yg merupakan alat untukku berikhtiar adalah pemberian tuhan.
mungkin aku yg salah memilih, dan tuhan ingin menggantikannya dg seseorang yg lebih layak untuk tipeku mungkin... aminnn,

Terus yg dulu itu bagai mana?
Aku bertanya pada diriku sendiri, "yg dulu itu adalah sekenario tuhan untuk mengajari ku lebih dewasa, aku berterimakasih padanya yg telah menuai banyak arti cinta dan kasih sayang dalam hidupku, tanpa adanya kamu mungki aku terus terpuruk dalam kekanak kanakanku.
Sekarang aku ikhlas,aku ingin melihatmu tersenyum bahagia sekalipun aku tak pernah memilikimu seutuhnya.
Inilah kalimat keikhlasanku, bila ada yg menanyakan terus aku sekarang bagai mana? Dg ikhlaspun aku mencajawab " Aku akan berikhtiar kembali sekaligus menunggu yg terbaik yg akan dipersembahkan tuhan untukku,
kenapa begitu? Karna yg terbaik dimata manusia dimata tuhan baikpun belum tentu...:)

#Sabrun AL faqir n Al ichsan :)

KauPun pergi

Langit tidak sentiasa cerah kala mendung menutupi langitku, mentari hidupnya sangat benderang,aku teraba dalam kabut mencarinya, dia meniti alam bahagia,aku terkapai dalam gulita mengharapkannya,
Dia dikelilingi neon warna warni,akupun terduduk sayu dalam sabar,waktu duka yang menebarkan sayap derita masih menanti huluran tangannya memberi kekuatan,menghulur sedikit sinar,sedang dia dihasut nestapa..

kononnya aku cemburu hidup bahagianya,padahal saat ini nafaspun tak mampu kuhela lagi,
dia pernah berkata “Akan Ku Jaga Perasaan Mu Akhi”
Kala itu Aku sangat bodoh kerana terlalu percaya,aku bahagia dengan bahagiamu,Namun maafkan aku tak mampu turut bahagia karna detik ini bahagiaku diregut pergi dan aku perlu berjuang untuk bangkit kembali biarpun sendirian.
Usah Kau Katakan Lagi “Kau Menjaga Perasaan Ku”
Andai dikau tak mampu memenuhinya...

Selamat jalan ,semoga kau bahagia bersama dambaan Mu ...:)

#Sabrun Al Faqir

Sabtu, 21 Juni 2014

Hakekat Kehidupan

Hari ini kita menyaksikan manusia berbondong-bondong mengejar kehidupan dunia yang fana.
Mereka lupa, bahwa bukan untuk inilah mereka dicipta.
Kebutaan akan hakikat kehidupan semakin diselimuti kabut kecintaan yang mendalam terhadap dunia dan takutnya manusia akan kematian.

Walaupun isyarat ini telah lama
disampaikan oleh Rasuulullah, namun betapa sedikit di antara mereka yang memahaminya.
Bukankah kita diciptakan hanya untuk beribadah kepadanya saja? Maka, apa yang akan kita cari di dunia? Semoga sejak saat ini kita kembali di
atas jalur yang benar,Jalur yang akan
mengantarkan kita ke pintu gerbang syurga.
Tentu saja, dari sinilah kita memulai. Mulai menyiapkan bekal kita untuk kehidupan di akhirat kelak

Kamis, 05 Juni 2014

Cinta Dunia

Kehidupan dunia dipandang berbeda2 oleh setiap orang. Ada yg berkata, dunia itu indah, ada pula yg berkata, dunia tidak lain hanya tempat godaan setan.
Wah, Dari dua pendapat diatas, banyak di antara kita yg bingung harus bersikap bagaimana tentang dunia dan kehidupannya?
Membencinya atau mencintainya?

Hmmm akhi dan ukhti sikap yg seharusnya adalah mencintainya sekaligus membencinya.
Tak usah bingung akan hal ini, karena mempunyai tiga sisi,tiga segi pandangan yg berbeda2, yg menuntut kita semua untuk mencintai sekaligus membencinya.

Sisi pertama: Dunia sebagai potret Kebesaran,Kemuliaan, Kekuasaan dan Keesaan Allah. Seperti yg difirmankan dalam Alquran yg artinya, 'Dan dari tanda2 kebesaranNya adalah penciptaan langit dan bumi,' (Arrum: 22) atau ayat-ayat lainnya.
Dari segi ini, tentu menuntut kita mencintai dunia, agar bisa memahami Kebesaran,Kemuliaan, Keesaan dan Kekuasaan Allah,bukan membencinya.

Sisi kedua: Dunia sebagai tempat kita
memperbanyak amalan untuk mempersiapkan diri menghadapi hari akhir Atau dg kata lain,Melihat dunia sebagai tempat menanam amalan agar memanen hasilnya kelak diakhirat.Segi ini, pun menuntut kita untuk mencintai dunia,agar bersemangat dalam beramal.

Sisi ketiga: Dunia sebagai tempat pelampiasan hawa nafsu manusia,sebagai tempat permainan orang2 yg lupa akan Keagungan Allah. Tentu saja,segi ini menuntut kita untuk membenci dunia, karena hal ini suatu yg fana, remeh dan tipuan setan.

Nah, dari situlah sanggupkah kita untuk mencintai sekaligus membenci dunia?
Jawaban nya ada pada diri kita masing2 :) :)

Senin, 26 Mei 2014

Ayah dan Ibu

Dalam kesepian ku sering hati bertanya,siapa yang merencanakan diriku sebagai seorang manusia,sementara aku sadar bahwa aku hadir di rahim orang tua ku bukan atas rencana ku sendiri.
 
Hati ku bertanya,Apakah kehadiraku sesuai dengan rencana dan keinginan ke 2 orang tua ku,juga aku sadar bahwa proses kehadiran ku di dunia ini tidak pernah lepas dari kehadiran ke 2 orang tua ku,aku telah di bimbing untuk menjadi seorang insan yang makan dari jenis makanan yang di makan oleh ke 2 orang tua ku,aku telah di giring mampu berbahasa dalam bahasa ke duanya,jasad ku tumbuh dan berkembang atas perawatan tanpa henti dengan penuh kasih sayang.

Mereka sangat menyayangi ku,menyintaiku dan selalu kuat diatas masa depan ku,mereka telah menyelamatkan diri ini dari kelaparan,telah menyelimuti ku dari kedinginan,semenjak aku berstatus seorang bayi yang belum tau tengtang dunia ini.
 
Kini aku telah dewasa,dunia yg sedang kujalani kehidupan di dalamnya memperkenal kan dirinya pada ku,perjalanannya penuh liku2,sering kali aku terdampar pada kenyataan yg tak pernah terbayangkan sebelumnya.
 Aku sangat ingin bahagia,tetapi kepahitan dan kekalutan selalu menghapiri diriku,hari2 ku hanya mengejar nikmat yang hampir tidak pernah sempat ku nikmati,yang ada hanya kelelahan dalam pencarian,kini aku menyadari bahwa kegersangan hidup tidak bisa hilang dalam gelimpangan harta dan fasilitas kehidupan.
 
Kadang aku menyesali diri atas sikap dan kekeliruan orang tua ku yg mencurahkan kasih sayang nya hanya tertumpu pada kemapanan hidup semata,tetapi lupa mempersiapkan diri ku menjadi anak yg bahagia setelah aku tinggalkan dunia ini.
Mereka telah sangat kasatria menjadi pemimpin ku,tapi hanya untuk menjadi manusia yg siap menjalani hidup di dunia.Aku kehilangan pemimpin bagi iman ku,agama ku dalam rumah tangga tempat kelahiran ku di mana aku di besarkan.
 Aku tidak pernah menyalahkan diri mu wahai ibu,aku bukan membenci mu wahai ayah,jasa mu sangat besar,kasih sayang mu yang tiada berakhir adalah sebuah nikmat dan rahmat yang telah ALLAH berikan pada ku,aku hanya menyesali diri ku atas kejahilan ku,karna di lahirkan dalam sebuah keluarga yg kosong dari pemimpin agama dan akhirat.
Kenapa ibu ?
Kenapa Ayah ?
Kenapa lupa tampil sebagai pemimpin agama ku yang menggiring diriku menjadi anak yg shaleh ,serta sangat menguntung kan diri mu juga setelah ibu dan ayah meninggalkan ku untuk selamanya.
 Aku memang cukup makan,aku cukup minum,aku tidak pernah telanjang karna tidak ada pakaian,jasad ku selalu bersih karna selalu engkau mandikan wahai ibu wahai ayah.
 
Tapi kotor jiwa ini,kotor perilaku ini,kotor pemikiran ini,karna rumah tangga yg engkau bina kosong dari manusia yang selalu membersih kan jiwa ku dan peduli atas nasib ku di saat aku membelakangi dunia ini.
Aku berjanji dan selalu bermohon kepada ALLAH semoga diri ini menjadi pemimpin iman bagi anak2 ku kelak,jangan sampai darah daging ku mengalami nasib yang serupa.
Mau tidak mau,aku harus jadi penyelamat  mereka dari api neraka dan surga menjadi tempat tinggalnya...AMIIN YARABBAL ALAMIN
 

Jumat, 18 April 2014

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو

Rohatil athyaru tasydu, bi layaa lil maulidi, wa bariqunnuriyabdu, min ma'aani Ahmadi.. 2x
Wa bariqunnuriyabdu, min ma'aani Ahmadi.. 2x
Fi layaa lil maulidi.. 2x

Abdulloh Nama Ayahnya, Aminah Ibundanya..
Abdul Mutholib Kakeknya, Abu Tholib Pamannya..
Khodijah Istri Setia, Fatimah Putri Tercinta..
Semua Bernasab Mulia, Dari Quraisy Ternama..
Inilah kisah sang sang rosul, yang penuh suka duka.. 2x oh penuh.. suka duka.. 2x

Dua bulan dikandungan wafat ayahandanya..
Tahun gajah dilahirkan yatim dengan kakeknya..
Sesuai adat yang ada disusui halimah..
Enam tahun usianya wafat ibu terpuja..
Inilah kisah sang sang rasul, yang penuh suka duka.. 2x
oh penuh suka duka.. 2x

Delapan tahun usia kakek meninggalkannya..
Abu thalib pun menjaga, paman paling pembela..
Saat kecil pengembala dagang saat remaja..
Umur 25 memperistri Khadijah..
Inilah kisah sang sang rasul, yang penuh suka duka.. 2x
oh penuh suka duka.. 2x

Di umur ke 30 mempersatukan bangsa..
Saat peletakkan batu hajar aswad mulia..
Genap 40 tahun mendapatkan risalah..
Beliaupun menjadi rasul akhir para anbiyya..
Inilah kisah sang sang rasul, yang penuh suka duka.. 2x
oh penuh suka duka.. 2x

Selasa, 15 April 2014

Cinta Semu

Untukmu yang pernah singgah di hatiku.
Untukmu yang pernah hinggap di hidupku.
Untukmu yang pernah menjadi bagian masa laluku.
Terimakasih Atas sepenggal episode dalam cerita hidupku,Atas seberkas kisah yang mewarnai lembaran masa laluku,Atas manis dan pahitnya cinta palsu dalam perjalanan hidupku.

Maafkan aku Atas segala kebodohanku yang pernah mengagumimu selama ini,Atas segala sikap pengecutku yang tak mampu membahagiakanmu dan atas segala kepalsuan rasamu dalam menyanjungku selama ini.
Mengenalmu adalah hal terindah yang takkan aku sesali,Karena mengenalmu menyadarkan aku,sebodoh apa diri ini.
Yakinlah..Tidaklah Allah memisahkan aku darimu dan tidaklah Allah menjauhkanmu dariku,Melainkan Allah Maha Tahu apa yang terbaik bagimu dan bagiku..
Kini,aku akan pergi darimu dan membawa semua rasa cinta yg pernah ku utarakan untuk mu, dengan itulah banyak mengajarkan aku,siapa sejatinya diri ini..
Semoga kelak kau akan menemukan bahagiamu dalam keberkahan yang akan menjadi bahagian dari hidup mu...
Terimakasi atas warna yang pernah kau lukiskan di hatiku....
Selamat jalan kasih,semoga kau bahagia bersama dambaan hati mu ...:( :(