Minggu, 27 September 2015

Santri Dayah Harus Kreatif

Sungguh sangat mengharukan,jika seorang santri kreatif dalam melakukan banyak hal di dalam tatanan kehidupan.Kita sebagai santri harus bisa mencerminkan nama baik lembaga kita,guna untuk mengiplimentasikan segala Aktiftas kita di dayah .

jika ada ide yang di kemas oleh santri dari gurunya,santri perlu senantiasa kreatif atau memiliki daya nalar,serta sensitif menyoroti hal yang berkembang saat ini,ini sangat perlu.Apalagi di zaman era globalisasi sekarang ini, persaingan diberbagai hal harus bisa memiliki sesuatu yang berbeda untuk dikemas menjadi sebuah keunggulan atau keunikan.

Dalam konteks inilah,peran seorang santri harus bisa mengenali kemampuan terhadap potensi diri. Selanjutnya,bagaimana mengemas potensi diri tersebut,agar memiliki kecerdasan intelektual maupun spiritual.
Nah,dari situlah peran santri dayah mendapatkan nilai keunggulan yang berbeda,karena seni dan budaya itu bisa di jadikan sebagai salah satu media dakwah dan sosialisasi yang sangat efektif,

Apalagi santri sekarang kebanyakan muda mudi,saya rasa ini sangat cocok untuk membuat santri dayah lebih unggul di berbagai hal, karena kesempurnaan masyarakat hari ini hanya dengan tampilnya santri dayah yang kreatif dan percaya diri,
persoalan peluang usaha itu sebetulnya sama antara lulusan dayah dan lulusan kampus,cuma tergantung mau tidak maunya seorang santri bekerja serius, kalau bahasa sederhananya "man jadda wa jada" barang siapa yang bersungguh2 maka dialah yang akan sukses.

Kita sebagai santri harus bisa menjadi panduan bagi mereka yang awam,supaya mereka punya keinginan untuk mengikuti jejak kita.kebanyakan orang sekarang beranggapan bahwa sosok santri adalah orang yang tidak memiliki masa depan yang cerah,padahal masa depan yg hakiki dapat kita peroleh hanya dengan ilmu didayah,karena dayah merupakan sarana yang efektif untuk melahirkan generasi2 yg berakhlakul karimah.

Maka dari itu,santri harus benar2 mencerminkan perilaku baik bagi masyarakat luas,agar mereka tidak termakan dokrinitas2 yang salah.saya pribadipun sangat tidak setuju apabila ada orang yang beranggapan santri dayah tidak memiliki masa depan.

Di sini mari kita lihat pepatah aceh yg pernah di utarakan oleh nenek moyang kita dahulu "jak beutroh kalon beudeuh,bek rugo meuh saket hate" itu harus benar2 kita kaji ,jangan hanya kita bangga dengan indatu kita yg memiliki sejuta nasehat melalui lirik syair mereka,tapi kita tidak pernah mengamalkan nasehat tersebut.

Jadi intinya,ciptakan rasa cinta kita kepada dayah,agar kita selalu terikat dengannya dan mampu menjadi lampu di tengah2 masyarakat yg telah buta akan ilmu akhirat.
Wallahu a'lam

Mohon koreksinya

#28 Agustus 2013
#Sabrun Alfaqir

Tidak ada komentar :